Keranjang saya

x
Jenis Padi Unggul

Siapa sih yang tak ingin memiliki hasil melimpah dari hasil panen padi. Siapapun petaninya pasti menginginkan demikian mulai dari yang memiliki lahan sempit maupun luas.

Sebenarnya ada beberapa hal yang menjadikan padi kita memiliki hasil yang unggul. Diantaranya ialah meliputi: pemilihan benih padi, pemupukan dan pengendalian hama penyakit.

Dengan 3 kunci di atas, asalkan dijalankan dengan tepat, hasilnya pasti melimpah ruah. Namun yang tak kalah penting disiniialah pemilihan jenis padi. Karena secara genetik berbeda, hasilnya pun ikut berbeda.

Jadi tidak mungkin padi menghasilkan lebih dari maksimum produksi tanaman itu sendiri. Sama halnya tidak mungkin mobil sedan mengalahkan mobil balap. Karena masing-masing punya kapasitas masing-masing.

Benih Padi Unggul Terbaik

Berikut ini kami urutkan jenis padi unggul terbaru 2019 yang kami urutkan berdasarkan pengalaman petani. Jadi bukan dari pengalaman kami saja.

1. Inpari 42 GSR

Varietas inbrida keluaran tahun 2016 ini benar-benar disukai para petani. Pasalnya selain rasanya yang enak dan pulen luar biasa, kerontokannya pun mudah sekali. Terlebih potensi hasilnya mencapai 7,11 ton / hektar dengan rata-rata hasil 7,1 ton / hektar.

2. Sertani 13

Sertani 13 adalah jenis padi dari MSP. Sampai saat ini, sertani masih belum termasuk varietas. Namun popularitasnya begitu meluas dari Sabang sampai Merauke. Kata S. Danu pendiri MSP, sertani 13 adalah jenis terbaik sepanjang dibuat. Ada 3 jenis lagi, yakni Sertani 13A, 13B, dan 13C.

3. Mapan P-05

Jika anda menginginkan padi hibrida unggulan berkualitas, maka mapan 05 lah solusi yang terbaik. Di berbagai daerah luar jawa seperti Kalimantan dan Sumatra sudah banyak yang beralih ke padi hibrida ini. Keunggulan utamanya adalah bobot tiap gabah yang tinggi dengan hasil > 8 ton / ha.

4. Padjadjaran

Padi padjadjaran ialah varietas keluaran 2018 dari Balitbangtan RI. Padi ini menjadi padi dengan hasil tertinggi untuk varietas yang dikembangkan pemerintah selama ini. Padi ini jauh lebih unggul dari Inpari 42, yakni mencapai potensi 11 ton / ha, dengan rata-rata hasil 7,8 ton / ha.

5. Kabir 07

Kabir 07 merupakan galur lokal Aceh dengan hasil yang maksimal. Banyak sekali orang yang tergiur menanam padi ini. Namun karena ini adalah galur lokal,jadi belum tentu cocok ditanam di semua wilayah Indonesia. Untuk hasil rata-rata diatas 8 ton / hektar.

6. Inpari 43 GSR

Varietas yang menyandang gelar GSR (Green Super Rice) ini mampu memproduksi hingga 10 ton. Walau masih sedikit kalah dibandingkan dengan inpari 42, namun inpari 43 lebih unggul dari isi adaptasi untuk berbagai tanah. Selain itu padi satu ini tahan wereng coklat dan kekeringan.

7. M400

Produk dari m-tani ini benar-benar layak diacungi jempol. Dengan hasil hingga 400 bulir / malai menjadikan jenis padi ini bisa menghasilkan rata-rata diatas 8 ton / hektar dan potensi 11 ton. Selain usianya pendek yakni 90 an hst, m400 lebih mudah dalam hal perawatan.

8. IPB 3S

IPB 3S masuk salah satu jenis padi paling banyak hasilnya karena memang terbukti sangat bagus hasilnya di berbagai tempat. Padi dari hasil penelitian Institur Pertaian Bogor ini memiliki potensi hasil 10 ton lebih dengan rata-rata hasil 7 ton per hektar.

9. PIM 1

Banyak yang mengenal PIM sebagai padi raksasa karena tingginya yang hampir 2 meter. Memang benar, padi ini sangat tinggi sehingga mudah roboh. Namun banyak orang yang menyukainya karena hasilnya yang banyak. Dalam satu malai hampir memiliki 600 bulir.

10. Kalimasada

Benih padi unggul satu ini sering disebut sebagai padi inhybrid karena proses antara inbrida dan hibrida. Potensi hasilnya pun sangat lumayan hingga 12 ton dengan rata-rata hasil mencapai 8,5 ton / hektar. Padi satu ini sangat mudah perawatannya dan lebih tahan penyakit.

Itulah beberapa jenis bibit padi unggul terbaik dari berbagai jenis yang layak tanam tahun 2019 ini. Mulai dari varietas ataupun galur, inbrida ataupun hibrida, keluaran pemerintah maupun keluaran institut, padi berumur panjang hingga berumur pendek, padi 2 meter maupun padi pendek, varietas padi yang cocok untuk musim penghujan ataupun kemarau, yang pasti semuanya jenis padi yang paling banyak hasilnya.

Semua itu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Silakan anda bisa membandingkan sendiri di halaman lengkapnya di bagian produk Tokofora. Setelah menemukan benih padi unggulan, tinggal memaksimalkan penggunaan pupuk dan perawatan terhadap hama penyakit padi.

Note: Silakan klik nama padi masing-masing nomor untuk mendapatkan informasi mengenai benih padinya. Terimakasih.

Share:

Komentar

Your email address will not be published.

TOP

Isi form jika punya akun

Isi form untuk mendaftar

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

X